Sunday, 31 January 2021

Bu Risma untuk Gubernur DKI 2022? Nanti Dulu…

Ada yang menarik dalam konstelasi politik di penghujung tahun 2020 kemarin. Dua penggawa presiden di Kabinet Indonesia Maju menjadi pesakitan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka adalah Edhy Prabowo yang menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan, dan Juliari Batubara yang menjabat Menteri Sosial.

Presiden Jokowi pun tidak tinggal diam. Kedua menteri tersebut dicopot untuk melanjutkan proses hukumnya. Dan puncaknya, pada 23 Desember 2020 Jokowi melantik enam menteri baru. Tidak hanya Menteri Kelautan Perikanan dan Menteri Sosial saja yang berubah. Ada empat kementerian lainnya yang juga berubah nakhoda.

Kementerian Sosial yang ditinggalkan Juliari Batubara, akhirnya diisi oleh Tri Rismaharini. Sosok wanita yang satu ini bukanlah nama baru di jagat politik tanah air. Bu Risma, sangat tersohor sebagai pejabat Walikota Surabaya.

Tuesday, 8 December 2020

Menebak-nebak Apa yang Dipikirkan Pak Jokowi Saat Ini

Menjelang akhir tahun 2020, kita semua disuguhi sejumlah peristiwa yang luar biasa. November lalu, Rizieq Shihab yang kembali pulang dari Arab Saudi telah ‘menghentak’ seisi tanah air. Khususnya terkait keterlibatan Rizieq Shihab, yang disinyalir menimbulkan banyak keramaian dan menyalahi protokol kesehatan dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

Namun tidak hanya Rizieq Shihab yang mampu menarik perhatian kita semua. Kabar mengejutkan datang dari salah satu menteri di Kabinet Indonesia Maju. Kabinet yang dipimpin Presiden Joko Widodo di periode kedua tersebut, terdiri dari sejumlah tokoh yang berasal dari partai politik.

Nah, kabar mengejutkan ini berasal dari Edhy Prabowo. Politisi Partai Gerindra ini diamanahi sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk periode 2019-2024. Apa yang terjadi dengan Edhy…? Baru saja, pria ini ditangkap KPK.

Monday, 23 November 2020

Rizieq Shihab, Figur Nomor Wahid di Benak Orang Indonesia Saat Ini

Hampir seluruh orang di negeri ini sudah amat mafhum, siapa itu Rizieq Shihab. Lelaki keturunan Arab ini dikenal sebagai seorang pendakwah. Bahkan diawal namanya acapkali disematkan sebutan Habib atau Habaib. Jadilah dia dikenal sebagai Habib Rizieq Shihab (HRS).

Sebagai pendakwah, HRS mempunyai sebuah organisasi. Organisasi yang nyaris tidak bisa dilepaskan dari image HRS itu sendiri. Organisasi ini konon memiliki massa yang cukup kuat. Kuat dan loyal, hhmm. Organisasi tersebut bernama Front Pembela Islam (FPI).

Sosok HRS memang kontroversial. Sejak tahun 2017, ia menjalankan ibadah umrah. Namun entah kenapa, HRS tak kunjung pulang ke Indonesia. Sejumlah polemik mengiringi perjalanannya selama berada di Arab Saudi. Spekulasi bermunculan, menebak-nebak apa alasan HRS tidak segera kembali ke Indonesia.

Monday, 26 October 2020

Tinggal 4 Tahun Pak Jokowi Memerintah. Kamu Siap ‘Kehilangan’…?

Undang-undang telah menentukan bahwa masa jabatan Presiden Republik Indonesia hanyalah dua periode. Oleh sebab itu, seseorang boleh menjadi presiden maksimal dua kali lima, alias 10 tahun. Susilo Bambang Yudhoyono yang merupakan Presiden keenam, adalah orang pertama yang menjalani peraturan terkait pembatasan masa jabatan presiden tersebut.

Pembatasan masa jabatan presiden menjadi hanya sebanyak dua periode, telah diberlakukan semenjak masa reformasi. Keputusan ini bercermin dari pengalaman di era Orde Baru, dimana Soeharto mampu menjabat Presiden hingga sekitar 32 tahun lamanya.

Akibatnya, kekuasaan kepala negara menjadi begitu besar. Bahkan terkesan otoriter. Tatkala gelombang reformasi bergulir, dibuatlah peraturan untuk membatasi masa jabatan presiden di Indonesia.

Wednesday, 21 October 2020

Menurutmu, Gimana Kans Partai Ummat Bikinan Amien Rais…?

Saat ini, isu yang paling hangat disekitar kita adalah Undang-undang Cipta Kerja Omnibus Law. Tapi maaf, aku tidak akan membahas polemik soal Undang-undang ini. Aku merasa bukan kapasitasku untuk ikut-ikutan membahasnya. Daripada salah dan jatuhnya jadi sok tahu, mending aku membicarakan hal lainnya, hehe.

Yapp…, seperti judul yang sudah kububuhkan diatas. Aku lebih tertarik untuk membahas Amien Rais. Lelaki asal Yogyakarta ini, kita ketahui merupakan salah satu tokoh yang berada di sisi oposisi. Oposisi bagi pemerintahan Presiden Joko Widodo. Acapkali, Amien Rais berseberangan dengan nyaris segala kebijakan yang dikeluarkan Jokowi sebagai kepala pemerintahan.

Namun karena Indonesia adalah negara demokrasi, apa yang ditunjukkan Pak Amien ini wajar saja. Setiap warganegara berhak mempunyai pandangan dan sikap atas apa pun, sepanjang tidak bertentangan dengan hukum dan mengganggu kepentingan masyarakat. Apalagi Amien Rais adalah seorang politisi. Ketika dia memutuskan untuk menjadi oposan di masa Jokowi berkuasa, maka itu adalah haknya.

Saturday, 19 September 2020

Partai Gelora Dukung Gibran dan Bobby Jokowi. Wow, Menarik Nih!

Sampai kapan ya, pandemi covid-19 ini akan menerpa…? Sampai kapan kita akan terus menjaga jarak satu sama lain? Sampai kapan kita perlu memakai masker yang kadang membuat tak nyaman itu? Huufft...

Tetapi kita semua tidak boleh menyerah. Kita semua harus tetap bersemangat dan jangan sampai lengah. Salah satu cara menghindari virus corona adalah melakukan berbagai protokol kesehatan. Rajin mencuci tangan, memakai masker. Tak lupa menjaga jarak jika berada di tempat umum. Dan menghindari perjalanan yang tidak begitu mendesak.

Pandemi covid-19 sepertinya belum akan usai dalam waktu dekat. Hal ini lantaran vaksin yang belum siap. Kita berharap, vaksin covid-19 akan segera siap dan bisa digunakan secara massal.