Studi
tiru atau benchmark adalah salah satu upaya yang dapat dilakukan sebuah lembaga,
untuk mempelajari dan mengambil nilai-nilai serta praktik baik dari lembaga lainnya.
Studi tiru tentu bertujuan untuk memperoleh pengetahuan, wawasan serta berbagi
pengalaman antarlembaga, yang bisa diadopsi dan diterapkan untuk mencapai tusi
yang telah ditetapkan. Untuk itu, Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip)
Kabupaten Labuhanbatu Selatan mengunjungi Perpustakaan Proklamator Bung Hatta
pada Kamis, 24 September 2026.
Pelaksana harian Kepala UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta Barko Dinata beserta jajaran, menyambut tim Dispusip Labuhanbatu Selatan yang dikomandoi Plt Kepala Dewi Hazriani. Labuhanbatu Selatan merupakan sebuah kabupaten yang masuk ke dalam Provinsi Sumatera Utara. Diskusi antara kedua pihak berlangsung hangat di Ruang Transit. Sebagai Unit Pelaksana Teknis dari Perpustakaan Nasional, Perpustakaan Proklamator Bung Hatta selalu terbuka menerima kunjungan dan studi tiru dari berbagai stakeholder, khususnya lembaga perpustakaan.
Pada
momen ini, tim Dispusip Labuhanbatu Selatan menceritakan kondisi perpustakaan
umum daerah (perpusda) yang mereka kelola. Dengan berbagai kondisi dan
tantangan, mereka tetap berupaya menjadikan perpusda sebagai sarana pendukung
di bidang pendidikan. Tentunya diskusi ini menjadi kesempatan untuk bertukar
pikiran, dan memperbarui berbagai informasi terkait geliat literasi yang ada di
Labuhanbatu Selatan.
| Pic source: dok. pribadi |
Dari
Ruang Transit, tim Dispusip Labuhanbatu Selatan melakukan library tour. Mereka berbincang-bincang
dengan unit Pelestarian Bahan Perpustakaan, tentang bagaimana kegiatan
preservasi bahan pustaka yang dilakukan Perpustakaan Proklamator Bung Hatta. Selain
itu, mereka mampir ke unit Pengolahan untuk mengetahui secara detail bagaimana
proses pengadaan dan pengolahan bahan pustaka hingga akhirnya siap dilayankan
kepada pengunjung.
Tim
Dispusip Labuhanbatu Selatan turut mengamati berbagai koleksi tertutup yang
terdapat di layanan referensi. Mereka kemudian berbincang dengan unit Pelayanan,
di antaranya ke layanan anak, galeri koleksi Kebunghattaan dan keanggotaan. Dari
kegiatan ini, tim Dispusip Labuhanbatu Selatan diharapkan memperoleh berbagai
informasi dan pandangan baru, dalam rangka pengelolaan perpustakaan umum di daerahnya.
Termasuk, meningkatkan eksistensi dan awareness masyarakat dengan keberadaan Perpustakaan
Proklamator Bung Hatta.
| Pic source: dok. pribadi |
| Pic source: dok. pribadi |
No comments:
Post a Comment