Showing posts with label tv one. Show all posts
Showing posts with label tv one. Show all posts

Monday, 20 August 2018

Gimana Kalau Rocky Gerung Jadi Komentator Pertandingan Asian Games? Lebih Seru Kali Ya…!


Asian Games telah resmi dimulai. Tepat 18 Agustus kemarin, Presiden Joko Widodo ‘bergoyang dayung’ sebagai tanda dimulainya pesta olahraga terakbar sebenua Asia di Jakarta dan Palembang.
Opening ceremony atau upacara pembukaan yang dilangsungkan di Gelora Bung Karno (GBK), serasa megah dan superistimewa. Aku pribadi menilainya sebagai sajian pertunjukan yang fantastis! Angkat topi buat seluruh tim yang telah bekerja keras, untuk menghadirkan pertunjukan yang sungguh merepresentasikan Indonesia.
Opening ceremony Asian Games 2018, bakal diingat sebagai salah satu upacara pembuka pesta olahraga yang spektakuler. Ya, opening ceremony menjadi satu hal yang krusial. Karena di titik inilah, pesona dari sebuah pesta olahraga bakal ditabuh.

Saturday, 18 August 2018

Salah Satu Cara untuk Menjaga Kewarasan: Tidak Nonton ILC-nya TV One…!


Hari-hari belakangan, perhatian kita semua tertuju kepada perayaan kemerdekaan Republik Indonesia ke-73. Selain itu, sebagai bangsa kita harus berbangga. Perhelatan Asian Games ke-18 telah di depan mata. Negeri kita menjadi tuan rumah. Bersiap menjamu para delegasi olahraga dari seantero benua Asia.
Namun, hiruk-pikuk pemilihan presiden tetap menjadi satu isu yang tak tergeser. Karena bagaimana pun juga, dari pilpres bakal lahir sepasang pemimpin yang menjadi nakhoda Indonesia untuk periode 2019-2024.
Sudah dipastikan, paslon yang bakal berkontestasi di pilpres tahun depan hanya dua. Sama seperti di pilpres 2014. Menyadari hal ini, akankah terjadi polarisasi yang dahsyat seperti di musim kampanye pilpres sebelumnya…? Huuftt, sepertinya bakal tak jauh berbeda. Hikkss.

Thursday, 2 August 2018

ILC-nya TV One atau Mata Najwa, Mana yang Kamu Pilih…?


Linimasa di jagat Twitter kerap menghadirkan sesuatu yang menarik. Ada saja…, tagar-tagar yang mampu membuat mata melotot. Dan sebagai salah satu platform media sosial, tentu pengguna Twitter berasal dari banyak kalangan, dengan berbagai kepentingan.
Di linimasa Twitter, dikenal istilah trending topic. Trending adalah hal-hal yang sedang ramai disebut-sebut oleh para pengguna medsos. Biasanya, sebuah hal yang sanggup menjadi trending di Twitter adalah peristiwa luar biasa. Atau bisa pula momen penting, langka, dan menarik bagi para netizen.
Namun makin ke sini, trending di jagat Twitter bisa dengan mudah diciptakan. Trending dapat di-create sedemikian rupa. Inilah sisi lain dari media sosial. Orang-orang cerdas dapat memanipulasi sesuatu, hingga membuatnya menjadi topik yang ‘terasa hangat’ bagi khalayak.



Friday, 11 June 2010

Biarkan Media Berbicara tentang Video Ariel

Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Kembali aku ingin menulis. Kalau ada pepatah kuno yang menyebut: saya berpikir, maka saya ada. Maka aku akan berujar: SAYA MENULIS, MAKA SAYA ADA. Seperti tulisan-tulisan sebelumnya, ini adalah murni opiniku. Pendapatku. Jika ada yang kurang berkenan, terima kasih. Segala yang sempurna hanya milik ALLAH SWT. Sementara kekhilafan cuma milik saya (Dorce mode on).
Satu perasaan di benakku: pegeeeeeeelllllllllll gitu rasanya........??!!!
Kembali aku ingin merespon pemberitaan yang kudapat dari media massa. Dan isu ini sedang menjadi perbincangan super panas dimana-mana. Apalagi kalau bukan, terkait video mesum yang “diduga” dilakukan oleh Ariel, Luna Maya, dan Cut Tari. Fiuuuhhhh....
Inilah yang menjadi latar belakang, kenapa aku ingin menuliskan ini. Sebagai orang yang sedang belajar tentang media, rasanya aku tidak nyaman saja, untuk silent. Untuk berdiam diri saja. Untuk berpangku tangan saja. Maka dari itulah, aku ingin berbicara. Aku ingin berpendapat. Murni opiniku.
Setelah beredar luas melalui internet, video mesum Ariel kontan menjadi topik yang sering dijadikan headline. Menjadi materi utama yang mengisi setiap pemberitaan yang disajikan oleh berbagai media massa, kepada seluruh pemirsanya.

Monday, 29 March 2010

Pantaskah Aku Mengeluh?

Entah dari mana aku memulainya. Namun yang jelas, aku cuma ingin mengabadikan apa-apa yang baru saja kualami. Sebuah, atau bahkan beberapa pengalaman sekaligus telah aku alami. Begitu terkesannya aku akan pengalaman ini, sehingga membuatku tergerak untuk menuliskannya. Tentunya dengan bahasaku sendiri. Karena aku yakin, setiap orang mempunyai kemampuannya masing-masing. Setiap individu memiliki karakternya masing-masing. Aku yakin akan hal itu. 

Baru saja aku merampungkan membaca buku, yang menurutku adalah salah satu buku yang paling menarik yang pernah kubaca. Buku ini bukan fiksi. Bukan novel. Atau bahkan buku tentang komunikasi yang “harus” kulahap untuk menunjang studi sarjanaku. Melainkan sebuah buku perjalanan singkat salah seorang public figure di Indonesia. 

That’s right. Berjudul: Pantaskah Aku Mengeluh… 

Buku ini ditulis oleh Nadine Chandrawinata. Dia adalah Putri Indonesia 2005. Sederhana, tetapi mengena. Itulah opiniku seusai membaca buku yang tak seberapa tebal ini. Nadine berusaha menceritakan dengan sejujurnya, bagaimana aktivitasnya selama setahun bergelar Putri Indonesia. Hingga hiruk-pikuk serta kontroversinya terkait keikutsertaan di Miss Universe 2006.