Showing posts with label nahdlatul ulama. Show all posts
Showing posts with label nahdlatul ulama. Show all posts

Thursday, 10 July 2025

Silaturahmi Pengusaha dan Profesional Nahdliyin (P2N) Bukittinggi ke Perpustakaan Proklamator Bung Hatta

Menurut Peraturan Perpustakaan Nasional RI Nomor 6 Tahun 2020, UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan koleksi literatur mengenai Bung Hatta. Hal inilah yang membuat Perpustakaan Proklamator Bung Hatta memiliki kekhususan yang membedakannya dengan perpustakaan lainnya.

Salah satu upaya diseminasi pemikiran Bung Hatta, Perpustakaan Proklamator Bung Hatta rutin menyelenggarakan berbagai kegiatan untuk memperingati hari lahir Bung Hatta yang jatuh setiap tanggal 12 Agustus. Pada tahun 2025, Perpustakaan Proklamator Bung Hatta berencana melaksanakan Pekan Literasi Bung Hatta. Sejumlah kegiatan dipersiapkan untuk menjadi aktivitas unggulan, dalam rangka mengenang dan menekuri nilai-nilai kebangsaan yang diwariskan Bung Hatta.

Tuesday, 2 October 2018

Upaya Ahmad Dhani untuk Tetap Terlihat ‘Hijau’


Kenapa artikel ini kuberi judul seperti di atas? Biarkan aku menjelaskannya. Di judul itu, aku memberi penekanan pada kata ‘hijau’. Salah satu jenis warna yang tentunya sudah amat familiar bagi kita semua.
Hijau dipandang sebagai warna yang menenangkan, menentramkan. Karena pemandangan alam yang tampak di sekitar kita, juga didominasi oleh warna hijau. Warna hijau juga melambangkan kesuburan.
Tetapi ngomongin soal warna hijau, kukira sebagian besar dari kita sudah cukup paham. Bahwa warna hijau mempunyai arti khusus bagi pemeluk agama Islam. Dalam keyakinan Islam, warna hijau direpresentasikan sebagai warna surga.

Saturday, 18 August 2018

Salah Satu Cara untuk Menjaga Kewarasan: Tidak Nonton ILC-nya TV One…!


Hari-hari belakangan, perhatian kita semua tertuju kepada perayaan kemerdekaan Republik Indonesia ke-73. Selain itu, sebagai bangsa kita harus berbangga. Perhelatan Asian Games ke-18 telah di depan mata. Negeri kita menjadi tuan rumah. Bersiap menjamu para delegasi olahraga dari seantero benua Asia.
Namun, hiruk-pikuk pemilihan presiden tetap menjadi satu isu yang tak tergeser. Karena bagaimana pun juga, dari pilpres bakal lahir sepasang pemimpin yang menjadi nakhoda Indonesia untuk periode 2019-2024.
Sudah dipastikan, paslon yang bakal berkontestasi di pilpres tahun depan hanya dua. Sama seperti di pilpres 2014. Menyadari hal ini, akankah terjadi polarisasi yang dahsyat seperti di musim kampanye pilpres sebelumnya…? Huuftt, sepertinya bakal tak jauh berbeda. Hikkss.