Saturday, 5 September 2020

PSI Usung Giring Jadi Capres 2024. Serius atau Gimmick…?

Apa yang terbersit di benakmu tatkala mendengar Partai PSI? Aku coba menebaknya. Sebagian dari kalian akan melabeli PSI sebagai partainya anak muda. Namun barangkali ada pula yang menganggap PSI sebagai partai yang suka cari perhatian alias caper. Benarkah…?
Sepengetahuanku, PSI adalah sebuah partai politik yang relatif masih bisa disebut partai baru. Menurut informasi yang tercantum di laman Wikipedia, PSI yang memiliki kepanjangan Partai Solidaritas Indonesia berdiri pada 16 November 2014. Itu berarti partai ini belum genap enam tahun.
PSI yang mempunyai warna dominan merah dan ada gambar bunga di logonya ini, menjadi warna baru dalam konstelasi politik di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Dari sejumlah figur yang menjadi pentolannya, aku menandai setidaknya dua wanita cantik yang menjadi kader-kader utama PSI.

Saturday, 22 August 2020

Partai Baru yang Bernama Gelora. Kamu Tertarik…?

Konstelasi atau percaturan politik memang tidak pernah bisa ditebak. Kukira hal ini sungguh benar adanya. Di belahan bumi mana pun, peta politik selalu berubah seperti arah angin. Tak pernah pandang bulu. Tak peduli apa pun.
Di benua Afrika bagian barat, baru saja terjadi pergolakan. Kali ini negara Mali yang ketiban sampur. Di sana baru saja terjadi kudeta terhadap pemerintahan yang sah. Huuftt pokoknya, jalannya peta politik memang tidak pernah sama.
Begitu juga dengan di Indonesia. Aku kasih contoh, dimasa 2004 hingga 2014 Partai Demokrat sungguh digdaya. Susilo Bambang Yudhoyono menjadi presiden dua kali berturut-turut. Demokrat memenangkan pemilu legislatif pada 2009.

Sunday, 16 August 2020

Fahri Hamzah, Antara Penghargaan dari Jokowi dan Partai Gelora Bikinannya

Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75, Presiden Joko Widodo menganugerahkan sejumlah penghargaan kepada tokoh-tokoh yang dianggap mempunyai kontribusi terhadap bangsa Indonesia.
Penghargaan ini diberikan langsung oleh Presiden pada Kamis, 13 Agustus lalu. Sebagian diantaranya ditujukan kepada tenaga medis yang wafat karena menjadi garda terdepan dalam melawan pandemi covid-19. Selebihnya, adalah figur-figur yang pernah menjadi pentolan lembaga-lembaga tinggi negara.
Salah dua dari figur yang dimaksud adalah Fahri Hamzah dan Fadli Zon. Uuhhh…, mungkin ada diantara kalian yang langsung mual tatkala membaca dua nama tokoh ini. Duo F, begitu istilah yang tersemat kepada mereka berdua, merupakan Wakil Ketua DPR periode 2014-2019.

Saturday, 8 August 2020

Gagal Lewat Partai Berkarya, Mas Tommy Mau Bikin Partai Apa Lagi…?

Keluarga Cendana. Apabila kita mendengar istilah ini, sebagian besar dari kita tentu akan memikirkan hal yang sama. Istilah ‘Keluarga Cendana’ merujuk pada keluarga dari presiden kedua Republik Indonesia, Soeharto. Meski Pak Harto telah wafat sejak 2008 lalu, namun anak cucunya masih lekat memperoleh julukan sebagai Keluarga Cendana.
Walau pun era Orde Baru telah tumbang lebih dari 22 tahun yang lalu, tetapi kita tidak bisa menafikan betapa legendarisnya Keluarga Cendana. Pak Harto boleh lengser dari jabatan presiden. Namun para anggota keluarga ini masih mempunyai ‘kemampuan’ yang cukup kuat untuk mencengkeram sesuatu. Sesuatu yang diinginkan oleh mereka. Lebay ya? Biarin deh, emang kenyataannya begitu ‘kan…?
Salah satu bukti dari kekuatan para anggota Keluarga Cendana adalah keberadaan Partai Berkarya. Bagi yang tidak familiar, Berkarya merupakan partai politik yang dikomandoi oleh Hutomo Mandala Putra. Pria yang lebih akrab disapa Tommy Soeharto ini, konon adalah anak kesayangan dari mendiang Pak Harto.

Friday, 31 July 2020

Gibran Rakabuming Mau Ikut Pilkada? Take It Easy…!

Untuk beberapa kasus, pelaksanaan pilkada tak ubahnya pemilihan presiden. Atmosfernya begitu panas. Mendapat sorotan tajam dari media massa. Dan bahkan sampai menimbulkan gesekan di tengah masyarakat.
Ingatkah kamu dengan pilkada DKI Jakarta pada 2017…? Barangkali pemilihan gubernur Jakarta kala itu akan menghadirkan kenangan yang tak lekang oleh waktu. Meski ‘hanya’ untuk memilih pemimpin di Ibukota Negara, namun efeknya mungkin terasa hingga ke masyarakat yang jauh dari Jakarta.
Pilkada DKI 2017 memang ‘menghadirkan’ tokoh-tokoh yang fenomenal. Ada Basuki ‘Ahok’ Tjahaja Purnama, sang petahana yang terdapat stigma ‘double minoritas’ pada dirinya. Ada mantan Mendikbud Anies Baswedan. Dan ada Agus Yudhoyono, sang ‘Pangeran Cikeas’ penerus trah Partai Demokrat.

Tuesday, 5 May 2020

Ramadan Kali Ini Mengingatkanku dengan Sosok Gus Dur



Ramadan memang bulan yang istimewa. Oleh sebab itu, amatlah lazim jika setiap Muslim ingin bertemu dengan bulan Ramadan setiap tahunnya. Ada sejumlah keutamaan, yang hanya terdapat didalam Ramadan, dan tidak tersedia di bulan-bulan lainnya.
Alhamdulillah. Doa yang kupanjatkan di tahun lalu, dikabulkan oleh Allah. Di penghujung Ramadan tahun lalu, aku bermunajat. Dan barangkali kalian pun juga memanjatkan permohonan yang sama. Semoga masih tersedia umur, dan bertemu dengan Ramadan lagi di tahun depan.
Dan…, detik ini aku sedang mengembuskan napas di bulan suci Ramadan. Syukur alhamdulillah. Tahun ini aku masih beruntung. Karena masih berkesempatan berjumpa dengan Ramadan. Marhaban yaa Ramadan…