Showing posts with label kaos. Show all posts
Showing posts with label kaos. Show all posts

Thursday, 17 May 2018

Mahathir Jadi PM Malaysia di Usia 92 Tahun, Prabowo Masih 66 Tahun, Kamu Mau?


Belakangan ini kita semua ‘disibukkan’ oleh ingar-bingar terkait tindakan terorisme. Dimulai sejak polemik di Mako Brimob Depok, lalu berlanjut ke pengeboman di Surabaya. Kemudian disusul dengan ditangkapnya sejumlah terduga pelaku terorisme.
Nyaris segala perhatian kita tertuju kepada pihak kepolisian. Yang tentu saja menjadi garda terdepan dalam upaya penggerebekan gembong teroris. Media-media mainstream berlomba untuk mengangkat berita terkait terorisme. Termasuk perihal undang-undang tindak pidana terorisme, yang sudah cukup lama terkatung-katung tanpa status yang benderang.
Sementara masih banyak isu atau peristiwa lainnya yang juga terjadi secara berbarengan. Namun karena isu terorisme sedang panas, maka masalah ini mendapatkan perhatian utama.

Monday, 7 May 2018

Daripada Pakai Kaos Provokatif, Mending Pakai Jaket Asian Games Kayak Pak Jokowi!


Gerakan massa yang menamakan dirinya sebagai Ganti Presiden 2019, rupanya semakin menembakkan manuvernya. Setelah berhasil membuat ‘keonaran’ di arena Car Free Day (CFD) di Jakarta pada 29 April lalu, tampaknya belum cukup memuaskan libido yang menjalari kelompok ini.
Ya, seperti kita ketahui bersama. Pada hari Minggu, 29 April kemarin, terdapat sebuah kejadian dugaan persekusi yang menimpa seorang ibu-ibu bernama Susi Ferawati. Dan yang mengintimidasi perempuan ini adalah sejumlah orang yang jelas-jelas mengenakan kaos bertuliskan tagar #2019GantiPresiden.
Peristiwa ini sempat menjadi topik panas pekan lalu. Hingga Susi Ferawati memutuskan melaporkan peristiwa tidak mengenakkan yang dialaminya, kepada Polda Metro Jaya. Entah bagaimana kasus ini bakal menggelinding.
Tetapi yang patut mendapatkan perhatian selanjutnya adalah, kelompok yang masih sangat getol menggaungkan wacana ganti presiden di 2019 nanti. Yah, anggap saja kelompok ini sebagai golongan yang tidak pro kepada pemerintah. Karena kalau mereka pro kepada pemerintah, lalu buat capek-capek kampanye mau ganti presiden segala…? Aneh!