Showing posts with label sejarah. Show all posts
Showing posts with label sejarah. Show all posts

Monday, 6 April 2026

Menemukan Museum Perkebunan Indonesia (Musperin) 2 di Medan

Pada liburan Iduladha 2024, aku mewujudkan keinginanku untuk bertandang ke Medan. Ibu kota provinsi Sumatera Utara ini termasuk dalam daftar tempat yang ingin kukunjungi. Dari informasi yang kubaca, area Kesawan merupakan kawasan yang dipenuhi bangunan-bangunan bersejarah di Medan.

Hari Minggu, 16 Juni 2024, aku berjalan-jalan mengelilingi kawasan Kesawan. Dan benar, di area ini banyak berdiri bangunan peninggalan zaman kolonial. Di hadapanku, terpampang berbagai bangunan kokoh yang membuatku berdecak kagum. Kokoh dan dihiasi ornamen-ornamen detail khas kolonial. Aku menemukan sebuah bangunan megah, yang berada di ujung perempatan jalan. Di mataku, bangunan tersebut terasa menarik. Terdapat sebuah kubah di puncaknya, dan jam dengan ukuran yang tidak terlalu besar.

Wednesday, 17 December 2025

Istana Gebang, Sebongkah Memori Bung Karno di Blitar

Ir. Soekarno adalah proklamator kemerdekaan, sekaligus presiden pertama Republik Indonesia. Pria yang akrab disapa Bung Karno ini lahir di Surabaya, pada 6 Juni 1901. Bung Karno wafat, juga di bulan Juni. Tepatnya pada 21 Juni 1970. Itulah sebabnya, bulan Juni identik sebagai bulannya Bung Karno. Tak sedikit para simpatisan Bung Karno yang menyelenggarakan berbagai kegiatan di sepanjang bulan Juni, untuk mengenang dan menekuri sosok yang satu ini.

Pada Juni 2025 lalu, aku singgah sejenak di Kota Blitar. Selama di Blitar, aku tinggal di rumah nenekku yang berada di Jalan Sultan Agung. Rumah nenekku hanya selemparan batu dari Istana Gebang. Istana Gebang?

Ya, ada sebuah bangunan yang dikenal sebagai Istana Gebang. Lokasinya di Jalan Sultan Agung nomor 59, Kota Blitar. Sedari kecil aku penasaran. Mengapa rumah ini dijuluki Istana Gebang? Padahal jika dilihat dari fisiknya, Istana Gebang tak ubahnya rumah-rumah lawas yang sudah berdiri semenjak zaman sebelum kemerdekaan.

Saturday, 22 November 2025

Rahmah El Yunusiyyah: Pahlawan Nasional Bergelar Syaikhah

Pemerintah Republik Indonesia telah menetapkan sepuluh tokoh yang memperoleh gelar Pahlawan Nasional pada peringatan Hari Pahlawan, 10 November 2025. Dari sepuluh Pahlawan Nasional tersebut, dua di antaranya adalah perempuan. Mereka adalah Marsinah dari Jawa Timur, dan Rahmah El Yunusiyyah dari Sumatera Barat.

Masyarakat Sumatera Barat patut berbangga. Tahun ini, ada satu figur dari Sumatera Barat yang dianugerahi Pahlawan Nasional. Istimewanya, tokoh tersebut adalah seorang perempuan, yakni Rahmah El Yunusiyyah. Rahmah El Yunusiyyah lahir di Padang Panjang, 29 Desember 1900. Rahmah dikenal karena kiprahnya dalam dunia pendidikan. Semasa hidupnya, Rahmah mendirikan Madrasah Diniyyah Lil Banaat (Perguruan Diniyyah Puteri) di Padang Panjang.

Wednesday, 17 January 2024

Pekanbaru dan Museum Sang Nila Utama

Patut diakui, Pulau Sumatera menyimpan banyak keunikan. Sejak aku bekerja di Bukittinggi, aku kerap dibuat takjub dengan apa-apa yang kutemui sehari-hari. Pulau Sumatera memang sungguh kaya. Khususnya soal budaya.

Tentu yang pertama kutemui adalah adat budaya Minangkabau. Mencari nafkah di Bukittinggi, Sumatera Barat, membuatku mempunyai banyak kesempatan untuk mengeksplorasi suku yang terkenal karena rendang-nya yang lezat ini. Namun, Pulau Sumatera tidak hanya tersohor lantaran suku Minangkabau. Ada banyak suku lainnya, yang juga berasal dari pulau terluas keenam di dunia ini.

Salah satunya adalah suku Melayu. Oleh karenanya, mumpung aku masih berdomisili di Sumatera, aku berniat menjelajahi pulau ini sebisaku. Pada awal Juni 2023 lalu, ada libur tanggal merah yang menyambung dengan libur akhir pekan. Kesempatan ini kumanfaatkan untuk mengunjungi Pekanbaru.