Apabila kamu adalah pemirsa setia televisi lokal, barangkali kamu mengenal sebuah acara yang mengudara di channel Indosiar. Program ini bertajuk Mikrofon Pelunas Utang. Jika ditilik, Mikrofon Pelunas Utang (MPU) bisa dikategorikan kedalam genre acara realitas. Sesuai dengan judulnya, MPU adalah sebuah acara yang bertujuan membantu seseorang untuk melunasi utang-utang yang dimilikinya.
Menurut informasi yang kubaca di Wikipedia, MPU pertama mengudara di Indosiar sejak April 2017. Namun bagiku, acara ini mulai menarik perhatianku sejak bulan Ramadan tahun lalu. Ya, jadi sekitar Mei-Juni 2017 kemarin. Sambil menunggu waktunya berbuka puasa, aku dan keluargaku sering menonton MPU di layar Indosiar. Yah, daripada nonton sinetron, mending nonton acara realitas, ‘kan…? Hehee.
![]() |
| Mikrofon Pelunas Utang. Pic source: indosiar.com |
Setelah beberapa kali aku menonton acara ini, aku cukup tertarik dengan pengemasan MPU. Secara program, bagiku MPU tetaplah acara yang diproduksi Indosiar, yang tujuannya tentu untuk menjaring profit sebanyak-banyaknya. Termasuk untuk mencapai rating yang tinggi. Karena MPU memang sengaja dipasang Indosiar di jam primetime, yang on air mulai jam lima sore.
