UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta menyelenggarakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Perpustakaan Nasional, pada Senin, 18 Mei 2026. Kepala Subbagian Tata Usaha Fajri Oktaria bertindak menjadi inspektur upacara, yang diikuti segenap ASN dan pegawai outsourcing di lingkungan UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta. Setiap tanggal 17 Mei, Perpustakaan Nasional merayakan hari jadi yang juga bertepatan dengan Hari Buku Nasional.
Dalam
peringatan ke-46 tahun ini, Perpustakaan Nasional mengangkat tema “Merawat
Pustaka, Memartabatkan Bangsa”. Dampak kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi
tak pelak memengaruhi pola pikir dan cara bertindak manusia, termasuk dalam hal
akses dan pemanfaatan informasi. Bagi perpustakaan, perubahan ini menuntut
adanya cara baru dalam menyelenggarakan layanan perpustakaan. Perpustakaan tak
lagi sekadar tempat untuk menyimpan buku. Namun, ia harus berubah menjadi
wahana pengembangan kreativitas sehingga tetap relevan dengan kebutuhan
masyarakat modern yang semakin mengandalkan teknologi untuk mengakses
informasi.
Semangat
ini sejalan untuk mengingatkan kita semua tentang pentingnya perawatan dan
pemanfaatan khazanah ilmu pengetahuan dan peradaban bangsa. Perpustakaan tidak
hanya menjadi penjaga warisan budaya dan sejarah bangsa. Perpustakaan juga
berperan sebagai pendorong perubahan sosial melalui akses dan pemanfaatan
pengetahuan yang berkelanjutan.
Strategi
untuk mewujudkan cita-cita tersebut di antaranya dengan menumbuhkan kesadaran
untuk bergotong royong dalam rangka memperkuat budaya baca dan kecakapan
literasi. Hal ini tentu bukan sekadar tugas Perpustakaan Nasional atau
pemerintah pusat semata, tetapi memerlukan kesadaran dari semua pihak tentang
hakikat tugas dan tanggung jawab masing-masing. Setiap individu, keluarga,
komunitas, lembaga pendidikan dan pemerintahan, serta lembaga swasta perlu
bersama-sama turut berperan dalam meningkatkan kualitas literasi di masyarakat.
Perpustakaan
dan sumber bacaan seperti buku, bagaikan dua sisi mata uang yang tidak
terpisahkan. Keduanya menjadi fondasi utama dalam membangun kualitas
pengetahuan masyarakat. Perpustakaan harus benar-benar fungsional dalam
meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, dalam artian digunakan,
dimanfaatkan, dan memberi dampak. Perpustakaan tidak cukup hanya hadir. Melainkan,
kehadirannya harus memberikan manfaat nyata dan signifikan.
Selamat
ulang tahun ke-46 kepada Perpustakaan Nasional. Selamat Hari Buku Nasional.
Dirgahayu perpustakaan serta seluruh insan perpustakaan dan perbukuan di mana
pun berada. Mari kita rawat pustaka dan kita martabatkan bangsa melalui
pengetahuan.
| Pic source: dok. pribadi |
| Pic source: dok. pribadi |
| Pic source: dok. pribadi |
No comments:
Post a Comment