UPT
Perpustakaan Proklamator Bung Hatta menyelenggarakan upacara peringatan Hari
Kartini pada Selasa, 21 April 2026. Bertindak selaku pemimpin upacara adalah Mutia
Hanifah, yang merupakan Konservator di tim kerja Pelestarian Bahan
Perpustakaan. Sesuai peringatan, seluruh petugas upacara merupakan perempuan. Upacara
bertempat di halaman kolam patung Bung Hatta. Kepala UPT Leksi Hedrifa
bertindak sebagai pembina upacara, yang diikuti segenap ASN dan pegawai outsourcing di lingkungan UPT
Perpustakaan Proklamator Bung Hatta.
Dalam kesempatan ini, Kepala UPT membacakan amanat peringatan Hari Kartini tahun 2026 dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Tema peringatan tahun ini adalah “Semangat Kartini, Inspirasi Lintas Generasi” yang berkonsep kolaborasi lintas kementerian dan lembaga. Bulan April dicanangkan sebagai bulan pemberdayaan perempuan, yang diinisiasi bersama oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Kesehatan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Hari
kelahiran Raden Ajeng Kartini telah diperingati bangsa Indonesia dari masa ke masa.
Esensi semangat perjuangan Kartini melalui pemikiran-pemikirannya terbukti
bukan hanya menjadi pendobrak domestifikasi peran perempuan pada masanya. Namun
masih terus relevan dan memberi inspirasi bagi perempuan Indonesia yang
bersifat lintas generasi dari masa ke masa hingga hari ini.
Kolaborasi
ini sejalan dengan Asta Cita yang digagas Presiden Prabowo Subianto, poin
keempat yakni penguatan pembangunan sumber daya manusia. Termasuk di dalamnya
adalah kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. Pentingnya memperkuat
peran perempuan dengan mendorong kesetaraan gender sebagai bagian dari
pembangunan nasional yang inklusif. Pada masa kini, perempuan memang harus
berdaya, bisa menghasilkan karya, dan memiliki nilai unggul. Jika kita lihat ke
belakang, apa yang diperjuangkan Kartini pada zaman dahulu telah membuahkan
hasil di era sekarang dan kebermanfaatannya terus kita rasakan.
Mari
kita jadikan peringatan Hari Kartini sebagai momentum untuk memperkuat
komitmen, memperluas kolaborasi, dan memastikan bahwa setiap perempuan
Indonesia dapat hidup dengan sehat, berdaya, dan bermartabat. Peringatan Hari
Kartini di UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta semakin berwarna karena
seluruh peserta upacara mengenakan pakaian adat Nusantara.
| Pic source: dok. pribadi |
| Pic source: dok. pribadi |
| Pic source: dok. pribadi |
No comments:
Post a Comment