Showing posts with label keluarga. Show all posts
Showing posts with label keluarga. Show all posts

Sunday, 13 July 2025

Rumah Untuk Alie: Perempuan dan Bullying

Pada masa libur Idulfitri lalu, sejumlah film layar lebar dirilis oleh banyak rumah produksi. Tatkala aku menonton Pabrik Gula, ada beberapa iklan yang diputar sebelum filmnya dimulai. Salah satu iklan yang membuatku tertarik adalah trailer film yang berjudul Rumah Untuk Alie.

Sesaat setelah trailer Rumah Untuk Alie diputar, aku sepintas membahasnya dengan Bapak. Ujarku kepada Bapak kala itu, sepertinya Rumah Untuk Alie adalah film yang mengisahkan penderitaan seorang perempuan. Khususnya seorang gadis remaja.

Dan akhirnya, aku tak menunda waktu supaya aku bisa menonton Rumah Untuk Alie tatkala awal dirilis. Long weekend ini, aku langsung bergerak ke Padang untuk menghampiri bioskop kesayangan. Ada beberapa film baru yang ingin kutonton. Pilihan pertama kujatuhkan kepada Rumah Untuk Alie. Aku menonton di XXI Plaza Andalas, pada Jumat, 18 April.

Wednesday, 20 December 2023

Yuk, Sayangi Orangtua Selagi Masih Ada

Hai para pembaca semuanya. Kali ini aku ingin bercerita, soal pengalamanku hampir dua bulan yang lalu. Masih sama seperti sebelumnya. Saat ini aku masih berdomisili di Sumatera Barat. Aku bekerja di Perpustakaan Proklamator Bung Hatta. Sebuah lembaga perpustakaan plat merah yang bernaung di bawah Perpustakaan Nasional RI.

Perpustakaan tempatku bekerja ini, mempunyai berbagai layanan yang disediakan untuk segenap masyarakat. Salah satunya adalah mobil perpustakaan keliling (puskel). Mobil puskel ini sengaja disediakan supaya bisa membawa koleksi buku perpustakaan, dan dimanfaatkan oleh pengunjung yang tidak sedang berada di area gedung perpustakaan.

Mobil puskel yang dimiliki Perpustakaan Proklamator Bung Hatta menyediakan layanan secara rutin di hari Sabtu dan Minggu. Layanan puskel ini berada di Lapangan Kantin Wirabraja, Kota Bukittinggi. Mobil puskel sengaja dilayankan di sini karena Lapangan Kantin merupakan salah satu tempat publik yang ramai digunakan masyarakat Bukittinggi untuk bersantai dan berolahraga.